Di Tengah Karhutla, Pesta Ulang Tahun Istri Sekda Kalsel Tuai Kritik Warganet

 AKTUAL24MEDIA.ID – Perayaan ulang tahun Masrupah Syarifuddin, istri Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar, menjadi sorotan publik setelah foto dan video kemeriahan acara tersebut beredar di media sosial.

Perayaan yang mengusung tema “Kembali Muda” itu digelar di sebuah restoran pada akhir Agustus 2026. Sorotan muncul karena pesta tersebut berlangsung ketika sejumlah wilayah Kalimantan Selatan masih menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap.

Sejumlah warganet menilai perayaan tersebut tidak menunjukkan kepekaan terhadap kondisi masyarakat yang terdampak karhutla. Kritik terutama diarahkan pada persoalan etika dan empati, bukan semata-mata mengenai legalitas penyelenggaraan acara.

Salah satu unggahan di media sosial bahkan menyebut pesta tersebut sebagai bentuk ketidakpekaan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak asap karhutla.

Sorotan serupa juga muncul dari akun media sosial lainnya. 

Warganet mempertanyakan kepantasan pesta mewah digelar ketika masyarakat di sejumlah wilayah masih harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak kebakaran.

Namun, kritik tersebut perlu dibedakan dari persoalan hukum. Kegiatan pribadi tidak serta-merta merupakan pelanggaran hukum apabila tidak menggunakan anggaran negara. 

Perdebatan yang berkembang lebih banyak berkaitan dengan aspek kepantasan, etika publik dan sensitivitas pejabat daerah terhadap kondisi masyarakat.

Kondisi karhutla di Kalimantan Selatan sendiri masih menjadi perhatian. Berdasarkan data BPBD Kalsel per 25 Agustus 2026 yang dikutip AFU.ID

tercatat 1.903 kejadian karhutla dengan luas lahan terdampak mencapai 9.088,75 hektare serta 10.910 titik panas (hotspot).

Karhutla juga terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan lainnya. Kondisi tersebut membuat berbagai aktivitas pejabat dan keluarga pejabat yang berlangsung di tengah situasi bencana menjadi lebih mudah mendapat sorotan publik.

Hingga berita ini ditulis, perdebatan di media sosial masih berkutat pada persoalan empati dan etika. Publik pun menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait mengenai perayaan tersebut.

Aktual24media.id akan terus memantau perkembangan informasi dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.