AKTUAL24MEDIA.ID — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan bahwa kekalahan dalam pemilihan umum mendatang dapat membawa perubahan besar terhadap arah kebijakan Israel di tengah konflik dan ketegangan kawasan Timur Tengah.
Mengutip Saluran 14, Netanyahu menyatakan bahwa jika lawan-lawan politiknya memenangkan pemilu, Israel berpotensi mengubah kebijakannya terhadap sejumlah wilayah, termasuk Lebanon, Gaza, dan Suriah. Ia juga menyinggung kemungkinan terbukanya jalan bagi pembentukan negara Palestina.
Menurut pernyataan yang dikutip tersebut, Netanyahu menilai negara Palestina nantinya dapat memperoleh dukungan dari sejumlah kekuatan besar dunia. Ia memperingatkan bahwa perubahan kebijakan tersebut dapat membawa Israel memasuki periode kemunduran yang cepat.
Netanyahu bahkan menggambarkan kemungkinan tersebut sebagai “awal dari akhir Israel.”
Pernyataan itu disampaikan dalam konteks persaingan politik domestik Israel sekaligus perdebatan mengenai arah kebijakan negara tersebut terhadap konflik di Gaza, Lebanon, Suriah, serta isu Palestina.
Pernyataan Netanyahu tersebut menjadi bagian dari narasi politik menjelang pemilihan umum dan mencerminkan kekhawatirannya terhadap kemungkinan perubahan kebijakan jika pemerintahan berikutnya dipimpin oleh kubu politik yang berbeda.
Sumber: Saluran 14 | ig @gazaupdate
