BBM Langka di Ketapang, Gusti Edy Desak BPH Migas Turun Langsung dan Minta Pertamina Bertanggung Jawab


AKTUAL24MEDIA.ID |Ketapang, Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menjadi sorotan. Ketua Umum BPM Kalbar, Gusti Edy, mendesak Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) turun langsung ke lapangan untuk memeriksa penyebab kelangkaan serta memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan.

Gusti Edy juga meminta PT Pertamina memperketat pengawasan dan tidak lepas tangan terhadap persoalan penyaluran BBM yang terjadi di wilayah tersebut.

Gusti Edy Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Dalam keterangannya kepada wartawan pada Senin (12/10/2026), Gusti Edy menilai persoalan kelangkaan BBM tidak cukup ditangani melalui laporan administratif. Menurutnya, pemeriksaan langsung diperlukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan.

Ia meminta BPH Migas dan Pertamina memastikan kesesuaian antara pasokan BBM yang masuk, volume yang disalurkan, dan ketersediaan bahan bakar di setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Menurut Gusti Edy, data distribusi harus dibandingkan dengan kondisi nyata agar penyebab kelangkaan dapat diketahui secara objektif.

APH Diminta Telusuri Dugaan Penyimpangan

Selain meminta pengawasan dari BPH Migas dan Pertamina, Gusti Edy mendorong Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama aparat penegak hukum (APH) memeriksa mekanisme distribusi BBM secara menyeluruh.

Ia menilai penelusuran diperlukan untuk memastikan apakah penyaluran BBM telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Apabila ditemukan indikasi penyimpangan, aparat penegak hukum diminta menindaklanjutinya berdasarkan bukti dan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Namun, dugaan pelanggaran harus tetap dibuktikan melalui proses pemeriksaan yang objektif.

Masyarakat Butuh Kepastian Pasokan BBM

Gusti Edy berharap BPH Migas, Pertamina, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum segera berkoordinasi untuk mengatasi persoalan tersebut.

Ia juga meminta hasil pengawasan disampaikan secara transparan kepada masyarakat agar penyebab kelangkaan BBM di Ketapang menjadi jelas.

Ketersediaan BBM merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat karena berkaitan langsung dengan mobilitas warga, transportasi, kegiatan usaha, serta perputaran ekonomi daerah.

Karena itu, langkah konkret dari pihak-pihak terkait sangat dibutuhkan agar distribusi BBM kembali berjalan lancar dan masyarakat memperoleh kepastian pasokan.

Hingga persoalan ini ditangani secara menyeluruh, pengawasan langsung di lapangan menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan distribusi BBM berlangsung sesuai ketentuan.


Baca berita selengkapnya di www.aktual24media.id | Klik link website di bio @aktual24id.