AKTUAL24MEDIA.ID – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kecamatan Peunaron menggelar Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) 2026 di halaman Masjid Baitul Minan, Pajak Peunaron, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Peunaron, Hasbiansyah Mulyadi, S.T., didampingi Ny. Nur Aisyah Hasbiansyah Mulyadi selaku Bunda PAUD Kecamatan Peunaron. Turut hadir Ketua BKPRMI Kecamatan Peunaron, Ustaz Basno Sanjaya, S.Pd.
Pelaksanaan FASI menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pembinaan generasi Qurani sejak usia dini, sekaligus menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman.
Melalui kegiatan ini, para santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ) diharapkan memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan, bakat, dan keberanian dalam bidang keagamaan. Selain menjadi ajang kompetisi, FASI juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarsantri serta para pengajar Al-Qur’an di Kecamatan Peunaron.
Keterlibatan pemerintah kecamatan dan unsur pembinaan anak usia dini dalam kegiatan tersebut turut mencerminkan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam membentuk karakter generasi penerus yang berakhlak mulia.
Pembinaan anak melalui pendidikan Al-Qur’an tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca dan menghafal, tetapi juga pada penanaman nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, keberadaan TPA/TPQ memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan karakter di tengah masyarakat.
Ketua BKPRMI Kecamatan Peunaron, Ustaz Basno Sanjaya, S.Pd., bersama jajaran penyelenggara diharapkan terus mendorong kegiatan keagamaan yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an serta melahirkan generasi muda Islam yang berprestasi.
Melalui FASI 2026, diharapkan semangat belajar Al-Qur’an di kalangan anak-anak semakin meningkat dan pembinaan generasi Qurani di Kecamatan Peunaron dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan Al-Qur’an, orang tua, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang beriman, berilmu, serta berakhlakul karimah.
