AKTUAL24MEDIA.ID | KALIMANTAN BARAT — Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan berbagai pihak. Salah satunya datang dari Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat yang membagikan sekitar 22 ribu masker gratis kepada masyarakat.
Pembagian masker tersebut dilakukan di sejumlah titik di Kota Pontianak pada Kamis (3/9/2026).
Kegiatan ini melibatkan jajaran pengurus BPM, termasuk unsur sayap satgas, dewan pembina, dewan penasihat, dewan pakar hingga dewan kehormatan.
Ketua Umum BPM Kalbar, Gusti Edy, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak kondisi udara akibat kabut asap karhutla.
“Kurang lebih 22 ribu masker yang kami bagikan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat,” ujar Gusti Edy.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk unsur kesehatan dan sejumlah elemen masyarakat di Kalimantan Barat.
Masker dibagikan terutama untuk membantu masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar ruangan agar dapat mengurangi paparan langsung partikel asap.
Gusti Edy turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.
Di tengah kondisi karhutla yang masih menjadi perhatian di Kalimantan Barat, perlindungan terhadap kesehatan masyarakat dinilai menjadi hal penting. Penanganan titik api dan pencegahan meluasnya kebakaran perlu berjalan beriringan dengan upaya mengurangi dampak kabut asap terhadap warga.
Pembagian masker ini menjadi salah satu bentuk respons sosial masyarakat dalam menghadapi dampak karhutla yang tidak hanya mengganggu kualitas udara, tetapi juga aktivitas sehari-hari.
Sebelumnya, kabut asap di Kalimantan Barat juga dilaporkan berdampak terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio Pontianak. Kondisi jarak pandang yang rendah membuat sejumlah penerbangan mengalami gangguan

