Pascabanjir dan Belum Panen, Semangat Warga Lueng Tuha Rayakan Maulid Tetap Tinggi


AKTUAL24MEDIA.ID|LUENG TUHA – Keterbatasan ekonomi pascabanjir tidak menyurutkan semangat masyarakat Desa Lueng Tuha untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Warga tetap menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyukseskan pelaksanaan acara Maulid yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.

Ketua Panitia Maulid Desa Lueng Tuha, Herman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perangkat desa serta masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan tersebut.

Hal itu disampaikan Herman didampingi Kepala Desa Lueng Tuha, Muhammad Mansur, yang akrab disapa Geusyik Mansur.

Herman mengatakan, pelaksanaan Maulid tahun ini memiliki tantangan tersendiri. Masyarakat masih berada dalam kondisi pemulihan pascabanjir, sementara saat ini para petani juga belum memasuki masa panen padi.

Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat warga untuk berkumpul dan merayakan Maulid Nabi.

“Terima kasih kepada seluruh perangkat desa dan masyarakat yang telah ikut menyukseskan acara Maulid ini. Walaupun kita masih dalam keterbatasan pascabanjir dan belum masuk waktu panen padi, alhamdulillah antusias masyarakat sangat besar,” ujar Herman.

Menurutnya, antusiasme warga menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Desa Lueng Tuha. Pelaksanaan Maulid bukan hanya menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi dan menjaga tradisi keagamaan di tengah berbagai kondisi.

Sementara itu, Geusyik Mansur turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah bergotong royong membantu persiapan hingga pelaksanaan acara.

Ia menilai kekompakan warga menjadi salah satu faktor penting sehingga kegiatan Maulid dapat berlangsung dengan meriah dan lancar.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat dan perangkat desa yang sudah bersama-sama menyukseskan acara ini. Meskipun kondisi kita masih dalam keterbatasan setelah banjir dan belum memasuki masa panen, semangat masyarakat untuk melaksanakan Maulid tetap luar biasa,” kata Geusyik Mansur.

Semangat warga Desa Lueng Tuha tersebut menjadi gambaran bahwa keterbatasan tidak selalu menjadi penghalang untuk menjaga tradisi, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan rasa syukur dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Kegiatan Maulid pun berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, dengan masyarakat saling membantu dan berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing.

Foto : Suasana maulid di Desa Lueng Tuha

Bagi warga Lueng Tuha, kemeriahan Maulid tahun ini bukan semata-mata diukur dari besar kecilnya hidangan atau kemeriahan acara, tetapi dari kuatnya kebersamaan masyarakat dalam menjaga tradisi dan menghadirkan suasana religius di tengah kehidupan yang masih dalam proses pemulihan.

Baca berita teraktual terkini Indonesia 24 jam di website resmi Aktual24id, www.aktual24media.id.